Rabu, 01 Juni 2016

Pentingnya Multimedia

     Multimedia itu penting karena salah satunya dipakai sebagai alat untuk bersaing perusahaan. Di samping itu pada abad 21 ini multimedia segera menjadi keterampilan dasar yang sama pentingnya dengan keterampilan membaca. Sesungguhnya multimedia mengubah hakikat membaca itu sendiri. Multimedia menjadikan kegiatan membaca itu dinamis dengan memberi dimensi baru pada kata-kata. Apalagi dalam hal penyampaian makna, kata-kata dalam aplikasi multimedia bisa menjadi pemicu yang dapat digunakan memperluas cakupan teks untuk memeriksa suatu topik tertentu secara lebih luas. Multimedia melakukan hal ini bukan hanya dengan menyediakan lebih banyak teks melainkan juga menghidupkan teks dengan menyertakan bunyi, gambar, musik, animasi, dan video.
     Semakin jauh kita berkenalan dengan multimedia, maka akan semakin pucat saja buku-buku bila di perbandingkan. Misalnya, bila anda membaca suatu dokumen yang sanagt panjang dan suatu ketika ingin ke belakang lagi untuk membaca lagi suatu halaman yang mengandung penjelasan tertentu, Anda memeriksa indeks, tetapi topik yang anda cari tidak tercantum disana, maka anda  harus membolak-balik halaman yang sudah anda baca, dan ternyata anda tidak menemukan kembali topik yang sudah anda baca sebelumnya. Sebaliknya, dengan dokumen berbentuk multimedia dapat mengatasi persoalan yang anda hadapi, bahkan anda dapat mencari seluruh teks yang menggunakan kata kunci tentang satu atau beberapa topik. Di samping itu, dokumen multimedia dapat menunjukan acauan bukan hanya ke topik yang tercantum di dalam dokumen itu sendiri, tetapi juga dokumen-dokumen lain yang terhubung dengan dokumen tersebut, serta ke semua dokumen yang terhubung dengan dokumen-dokumen ini da seterusnya. Multimedia menggunakan link yang memungkinkan kita menelusuri jagad informasi yang saling terhubung dengan sangat cepat, setara dengan kecepatan cahaya, karena menggunakan gelombang elektromagnetik, Dengan membandingkan jaringan global multimedia dengan sistem jalan raya memungkinkan pengendara berkeliling ke mana saja. Pemerinth Amerika Serikat menanamkan jaringan itu dengan nama Superhigway informasi, Pemerintah malaysia menyebutnya dengan Multimedia super Corridor, seperti dapat di lihat pada Gamabar 1.25.
     Kelebihan multimedia adalah menarik indera dan menarik minat, karena merupakan gabungan antara pandangan, suara dan gerakan. Lembaga riset dan penerbitan komputer, yaitu Computer Technology Research (CTR), menyatakan bahwa orang hanya mampu mengingat 20% dari yang di lihat dan 30% dari yang di dengar. Tetapi orang dapat mengingat 50% dari yang di lihat dan di dengar dan 80% dari yang di lihat, didengar dan dilakukan sekaligus. Maka Multimedia sangatlah efektif. Multimedia menjadi tool yang ampuh unutk pengajaran dan pendidikan seta untuk meraih keunggulan bersaing perusahaan.
     Multimedia akan membantu meratakan zaman informasi ke jutaan orang yang belum memakai komputer. Dari survai Roper yang di sponsori IBM didapati lebih fari separuh responden tidak menginginkan komputer, yang butuh manual (Washington Post 27/12/73, Bussiness: 13). Multimedia memberikan kunci kepada industri komputer untuk mencapai pasar yang belum tersentuh ini, yang akan menyebabkan ledakan penggunaan komputer. Bahkan multimedia dipakai oleh perusahaan dunia menyediakan material pemasaran kepada dealernya yang akan mengiklankan di surat kabar, televisi atau Internet.
     

Perkembangan Multimedia

   Morgan Stanley menyebutkan bahwa untuk mencapai 50 juta penduduk Amerika radio membutuhkan waktu 38 tahun, televisi membutuhkan waktu 13 tahun, TV kabel membutuhkan waktu 10 tahun dan Internet membutuhkan waktu 5 tahun. Perkembangan multimedia mengikuti perkembangan Internet, maka multimedia merupakan pasar yang pertumbuhnnya tercepat di dunia saat ini. Pada saat ini, Internet menghubungksn ratusan ribu jariingan berbeda dari lebih dari 200 negara di seluruh dunia. Lebih dari 400 juta orang bekerja dalam bidang penegetahuan, pendidikan, peerintahan, dan bisnis menggunakan interet untuk bertukar informasi atau membuat transaksi bisnis dengan organisasi seluruh dunia. Seiring CD-ROM drive yang mendekati angka 200 juta, DVD drive dapat memainkan CD serta menyediakan akkses ke ribuan film berkualitas-tayang di tambah surround sound yang kapasitas simpanan data nya lebih dari 26 kali. Compact DVD/VCR Player pada Gambar 1.26 selain memainkan DVD juga berlaku sebagai Video Cassette Recorder Player. Ada yang di lengkapi dengan layar 7 inci dari LCD, ditunjukkan pada gambar. Bahkan sekarang juga sudah ada DVD Recorder dari Panasonic, Gambar 1.27.
Compact DVD/VCR Player
Compact DVD/VCR Player

                                                                                     

DVD Recorder dari Panasonic
               


   Pada akhir Abad 20 hampir dua-pertiga rumah tangga di Amerika telah memiliki komputer. Pada saat anda membaca artikel ini, hampir separuh rumah tangga akan terhubung dengan internet, sedangkan di Indonesia baru sekitar 4 juta orang.
   Dengan melihat pertumbuhan internet di seluruh dunia ,riset dari perusahaan eMarketer memperkirakan populasi keseluruhan internet akan meningkat hingga 350 juta pemakai pada tahun 2003, atau meningkat 267% dari 95 juta pemakai pada akhir tahun  1998. Pada tahun 2003 juga diperkirakan aplikasi multimedia, termasuk virtual reality dan sistem manajemen dokumen akan meningkat secara nyata(Turban dkk, 2002).
    Pertumbuhan pemakai Internet di picu oleh kemajuan di bidang teknologi informasi dan harga yang secara dramatis telah menurunkan biaya komputer multimedia. Jumlah konsumen yang terus meningkat telah menciptakan pasar bagi aplikasi multimedia dan berbagai tool baru telah memungkinkan lebih banyak orang menjadi pengembang multimedia.
    Layanan multimedia online sedang mengalami boorning. Pada akhir Abad 20. Cisco system memperkirakan infrastruktur online akan menghasilkan pendapatan 11 milyar per tahun serta membuka 372.462 lapangan kerja teknologi tinggi(The Industry Standard 20/6/99). Karena saat ini hanya 27,6% pemilik komputer yang memiliki layanan Internet, maka masih ada peluang yang sangat besar dan terus tumbuh. AT&T Broadband & Internet Service telah menyediakan layanan program hiburan da informasi televisi kabel bagi lebih dari 10 juta pelanggan di seluruh negara dan saat ini tengah mengembangkan layanan telepon kabel lokal yang berani bersaing (AT&T News Release 2/9/99). Bahkan menurut Pusat riset Universitas Texas pada tahun 2003 di perkirakan pendapatan yang di hasilkan Internet di atas 1 triliun dollar.
    Penggunaan multimedia di bidang pendidikan juga makin meroket. Menurut Software and Information Industry Assocation (SIIA) Amerika,sekolah-sekolah K-12 (sejenis TK) menghabiskan 4,8 milyar dolar untuk teknologi alat peraga di tahun 1998, dengan peninkatan anggaran PC sebesar 20% per tahun (SIIA, 1999). Mutimedia bekerja menggunakannya, karena mereka dapat mengenal  gambar pada layar dan lewat suara yang menyertainya. Animasi dan warna dapat memegang peranan penting karena dapat menarik perhatian mereka. Mereka dapat bermain game untuk menghibur diri. Lebih dari itu game yang mereka mainkan dapat membantu dalam belajar merak untuk keterampilan yang lebih lanjut.
    Dataquest Interactive menyediakan data statistik tentang perkembangan teknologi informasi mutakhir, meliputi berbagai macam trend multimedia, jaringan, konferensi video, konferensi jarak jauh dan berbagai produk dan layanan personal komputer.

Definisi Multimedia

     Dalam industri elektronika, Multimedia adalah kombinasi dari komputer dan video (Rosch, 1996) atau Multimedia secara umum merupakan kombinasi tiga elemen, yaitu suara, gambar dan teks (McCormick,1996) atau Multimedia adalah kombinasi dari paling sedikit dua media input atau output dari data, media ini dapat audio(suara,musik),animasi,video,teks,grafik dan gambar (Turban,2002) atau Multimedia merupakan alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio dan gambar video(Robin Linda, 2001).
    Definisi yang lain dari Multimedia, yaitu dengan menempatkan dalam konteks, seperti yang di lakukan oleh Hofstetter (2001), multimedia adalah pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, gambar bergerak (video dan animasi) dengan menggabungkan link dan tool yang memungkinkan pemakai melakukan navigasi, berinteraksi dan berkomunikasi. Dalam definisi ini terkandung empat komponen penting multimedia, yaitu :
1. Harus ada komputer yang mengkoordinasikan apa yang di lihat dan di dengar, yang berinteraksi dengan kita.
2. Harus ada link yang menggabungkan kita dengan formasi.
3. Harus ada alat navigasi yang memandu kita, menjelajah jaringan informasi yang saling terhubung.
4. Multimedia menyediakan tempat kepada kita untuk mengumpulkan, memproses dan mengkomunikasikkan informasi dan ide kita sendiri.
    Jika salah satu komponen tidak ada, maka bukan multimedia dalam arti yang luas namanya. Misalnya, jika tidak ada komputer untuk berinteraksi, maka itu namanya media campuran, bukan multimedia. Jika tidak ada link yang menghadirkan sebuah struktur dan dimensi, maka nama nya rak buku, buka multimedia. Kalau tidak ada alat navigasi yang memungkinkan kita memilih jalannya suatu tindakan maka itu namanya film, bukan multimedia. Demikian juga jika kita tidak mempunyai ruang untuk berekreasi dan menyumbang ide sendiri, maka namanya televisi, bukan multimedia. Dari beberapa definisi di atas, maka multimedia ada yang online (Internet) dan multimedia ada yang  offline (tradisional).
   

Sejarah Multimedia

      Istilah multimedia berawal dari teater, bukan komputer. Pertunjukan yang memanfaatkan lebih dari satu medium seringkali disebut pertunjukan multimedia. Pertunjukan multimedia mencakup monitor video, synthesized band dan karya seni manusia sebagai bagian dari pertunjukan. Sistem Multimedia dimulai pada akhir 1980-an dengan diperkenalkannya Hypercardd oleh Apple pada tahun 1987, dan pengumuman oleh IBM pada tahun 1989 mengenai perangkat lunak Audio Visual Connection (AVC) dan video adhapter card bagi PS/2. Sejak permulaan tersebut, hampir setiap pemasok perangkat keras dan lunak melompat ke multimedia. Pada 1994, diperkirakan ada lebih dari 700 produk dan sistem multimedia di pasaran. 
      Citra Visual dapat dimasukkan ke dalam sistem dari paket perangkat lunak yang menyatukan digital dan dari kamera video, pita dan piringan video, dan scanner optik. Input audio dapat dimasukkan melalui mikrofon,pita kaset, dan compact disk.
      Output visual dapat ditampilkan di layar komputer dan di monitor televisi yang tersambung. Output audio dapat disediakan oleh alat output suara, speaker stereo, dan headset. Pada 1990, harga sistem multimedia yang lengkap berkisar $10.000, tapi harga nya sejak itu menurun, membut teknologi itu dala jangkauan perushaan kecil yang benarbenar membutuhkan. Namun, dar perangkat keras seperti peragkat lunak dan alat-alat lain seperti televisi,monitor video dan sistem piringan optik atau sistem stereo senua di maksudkan untuk menghasilkan penyajian audio visual penuh. Multimedia memungkinkan pemakai komputer untuk mendapatkan output dalam bentuk yang jauh lebih kaya dari pada media tabel da grafik konvensional. Pemakai dapat melihat gambar tiga dimensi, foto, video bergerak, atau animasi dan mendengar suara stereo, perekam suara, atau musik. Para pendukung Multimedia menyatakan bahwa jika media berbagai indera ini kombinasikan, efek yang di hasilkna melebihi penjumlahan bagian-bagiannya. Walau sebagian besar perhatian pada multimedia berfokus, berkaitan dengan output komputer, input pemakai dapat juga menjadi bagian dari teknologi. Beberapa sistem multimedia bersifat interaktif, memungkinkan pemakai memilih output dengan mouse atau kemapuan layar sentuh untuk mendapatkan dan menjalankan aplikasi itu. Output multimedia ini sekarang kita jumpai dimana-mana, antara lain di cover majalah, CD-ROM,, video game, dan film. Multimedia digunakan sebagai alat untuk bersaing antara lain, untuk meng-iklan kan sepatu, pakaian, kosmetik, gaya rambut, obat-obatan, mobil, komputer, asuransi, softdrink, televisi, handphone, kulkas, perbank kan, telepon, rumah, koran, penerbangan, taman reaksi, olimpiade, rokok, mall, alat-ala rumah tangga dan sebagainya. Bahkan produk yang tidak ada kaitannya dengan multimedia, memakai nya untuk menarik perhatian. Namun demikian di perlukan kombinasi peralatan produksi yang canggih dan profesional komunikasi, ditambah spesialis informasi. Karena biaya pengembangan yang mungkin besar, perusahaan yang tertarik memanfaatkan kekuatan multimedia harus sangat berhati-hati dalam memilih dan merancang aplikasi.
       Artikel ini hanya membahas sejarah multimedia, tetapi juga mengapa multimedia itu penting, betapa cepat pengembangan nya, bagaimana multimedia mengubah dunia, siapa saja yang perlu tahu multimedia, apa yang disebut multimedia PC serta berbagai istilah yang yang diperlukan untuk memahami komputer multimedia. Kemudian anda juga akan mengetahui bagaimana Internet dan wordl wide web di gunakan untuk menyebarkan aplikasi multimedia ke seluruh dunia.