Rabu, 01 Juni 2016

Sejarah Multimedia

      Istilah multimedia berawal dari teater, bukan komputer. Pertunjukan yang memanfaatkan lebih dari satu medium seringkali disebut pertunjukan multimedia. Pertunjukan multimedia mencakup monitor video, synthesized band dan karya seni manusia sebagai bagian dari pertunjukan. Sistem Multimedia dimulai pada akhir 1980-an dengan diperkenalkannya Hypercardd oleh Apple pada tahun 1987, dan pengumuman oleh IBM pada tahun 1989 mengenai perangkat lunak Audio Visual Connection (AVC) dan video adhapter card bagi PS/2. Sejak permulaan tersebut, hampir setiap pemasok perangkat keras dan lunak melompat ke multimedia. Pada 1994, diperkirakan ada lebih dari 700 produk dan sistem multimedia di pasaran. 
      Citra Visual dapat dimasukkan ke dalam sistem dari paket perangkat lunak yang menyatukan digital dan dari kamera video, pita dan piringan video, dan scanner optik. Input audio dapat dimasukkan melalui mikrofon,pita kaset, dan compact disk.
      Output visual dapat ditampilkan di layar komputer dan di monitor televisi yang tersambung. Output audio dapat disediakan oleh alat output suara, speaker stereo, dan headset. Pada 1990, harga sistem multimedia yang lengkap berkisar $10.000, tapi harga nya sejak itu menurun, membut teknologi itu dala jangkauan perushaan kecil yang benarbenar membutuhkan. Namun, dar perangkat keras seperti peragkat lunak dan alat-alat lain seperti televisi,monitor video dan sistem piringan optik atau sistem stereo senua di maksudkan untuk menghasilkan penyajian audio visual penuh. Multimedia memungkinkan pemakai komputer untuk mendapatkan output dalam bentuk yang jauh lebih kaya dari pada media tabel da grafik konvensional. Pemakai dapat melihat gambar tiga dimensi, foto, video bergerak, atau animasi dan mendengar suara stereo, perekam suara, atau musik. Para pendukung Multimedia menyatakan bahwa jika media berbagai indera ini kombinasikan, efek yang di hasilkna melebihi penjumlahan bagian-bagiannya. Walau sebagian besar perhatian pada multimedia berfokus, berkaitan dengan output komputer, input pemakai dapat juga menjadi bagian dari teknologi. Beberapa sistem multimedia bersifat interaktif, memungkinkan pemakai memilih output dengan mouse atau kemapuan layar sentuh untuk mendapatkan dan menjalankan aplikasi itu. Output multimedia ini sekarang kita jumpai dimana-mana, antara lain di cover majalah, CD-ROM,, video game, dan film. Multimedia digunakan sebagai alat untuk bersaing antara lain, untuk meng-iklan kan sepatu, pakaian, kosmetik, gaya rambut, obat-obatan, mobil, komputer, asuransi, softdrink, televisi, handphone, kulkas, perbank kan, telepon, rumah, koran, penerbangan, taman reaksi, olimpiade, rokok, mall, alat-ala rumah tangga dan sebagainya. Bahkan produk yang tidak ada kaitannya dengan multimedia, memakai nya untuk menarik perhatian. Namun demikian di perlukan kombinasi peralatan produksi yang canggih dan profesional komunikasi, ditambah spesialis informasi. Karena biaya pengembangan yang mungkin besar, perusahaan yang tertarik memanfaatkan kekuatan multimedia harus sangat berhati-hati dalam memilih dan merancang aplikasi.
       Artikel ini hanya membahas sejarah multimedia, tetapi juga mengapa multimedia itu penting, betapa cepat pengembangan nya, bagaimana multimedia mengubah dunia, siapa saja yang perlu tahu multimedia, apa yang disebut multimedia PC serta berbagai istilah yang yang diperlukan untuk memahami komputer multimedia. Kemudian anda juga akan mengetahui bagaimana Internet dan wordl wide web di gunakan untuk menyebarkan aplikasi multimedia ke seluruh dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar